BRI Genteng Catat 3.483 Merchant QRIS, Transaksi UMKM Makin Praktis

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05:18 WIB

GENTENG – Digitalisasi pembayaran terus merambah sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Genteng mencatat sebanyak 3.483 merchant QRIS hingga 29 Oktober 2026.

Perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) tersebut menjadi bagian dari upaya BRI mendorong transaksi nontunai yang praktis dan efisien sekaligus memperkuat ekosistem digital bagi pelaku UMKM di wilayah Genteng dan sekitarnya.

Branch Office Head BRI Genteng Grasiano Pandu Setiawan mengatakan, pengembangan merchant QRIS tidak hanya dilakukan melalui penyediaan layanan pembayaran digital, tetapi juga disertai pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha.

“BRI Genteng tidak hanya menyediakan layanan pembayaran digital, tetapi juga terus melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan QRIS secara optimal,” ujar Grasiano, Kamis (29/10/2026).

Menurut dia, pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembayaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Kami berharap kehadiran layanan ini dapat membantu meningkatkan kenyamanan pelanggan, mempermudah transaksi, serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Salah satu pelaku usaha yang telah memanfaatkan layanan tersebut adalah Warung Sate Bang Syafii milik Nuro Aini. Usaha kuliner itu menggunakan QRIS BRI untuk melayani pembayaran pelanggan dengan lebih praktis.

Dari pemanfaatan layanan tersebut, Warung Sate Bang Syafii mencatat volume transaksi QRIS sekitar Rp20 juta per bulan. Capaian ini menunjukkan bahwa pembayaran digital telah menjadi salah satu alternatif transaksi yang dimanfaatkan pelaku UMKM dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Pemilik Warung Sate Bang Syafii, Nuro Aini, mengatakan penggunaan QRIS membantu memudahkan pelanggan yang ingin membayar secara nontunai. Selain itu, pendampingan dari BRI juga membantu dirinya dalam mengoptimalkan layanan tersebut.

“Dengan QRIS BRI, pelanggan menjadi lebih mudah saat membayar, sehingga transaksi di warung lebih praktis. Kami juga merasa terbantu dengan pendampingan dari BRI, mulai dari penggunaan layanan hingga dukungan ketika membutuhkan informasi terkait transaksi,” ungkap Nuro Aini.

Dia berharap pemanfaatan pembayaran digital dapat terus mendukung perkembangan usahanya sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan.

“Semoga ke depannya usaha kami semakin berkembang dan semakin banyak pelanggan yang menggunakan pembayaran digital,” tambahnya.

BRI BO Genteng pun berkomitmen melanjutkan perluasan akuisisi merchant QRIS serta memperkuat pendampingan kepada pelaku UMKM. Langkah tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembayaran dan meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan digital.

Melalui perluasan ekosistem QRIS, BRI berharap semakin banyak UMKM yang dapat memanfaatkan transaksi nontunai untuk mendukung operasional usaha, memperluas akses layanan keuangan, serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.[]

Terkini