BONDOWOSO — Tren investasi emas digital melalui fitur Tabungan Emas di aplikasi BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengalami peningkatan di tengah pelemahan rupiah dan ketidakpastian ekonomi global.
Branch Office Head BRI Bondowoso, Agus Tri Wiyono mengatakan, peningkatan minat terhadap emas digital menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi dan pengelolaan keuangan jangka panjang.
Menurutnya, kondisi ekonomi global yang berfluktuasi mendorong masyarakat mencari instrumen investasi yang mudah diakses dan memiliki nilai yang cenderung stabil.
“Melalui fitur Tabungan Emas di BRImo, BRI ingin memberikan solusi investasi yang praktis, aman, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Agus, Senin (25/5/2026).
Agus menjelaskan, layanan Tabungan Emas di BRImo memungkinkan masyarakat membeli emas mulai dari Rp10.000 secara digital melalui telepon seluler. Fitur tersebut juga dilengkapi transaksi real time dan monitoring saldo emas secara langsung.
Selain itu, Agus menilai kemudahan akses menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan investasi emas digital, terutama bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi.
“Sekarang investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Lewat BRImo, masyarakat bisa mulai berinvestasi secara bertahap dan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan,” tegasnya.
Salah satu nasabah BRImo, Sindy, mengaku memilih investasi emas digital karena dinilai praktis dan fleksibel di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.
“Saya mulai rutin beli emas lewat BRImo karena praktis sekali. Tidak perlu datang ke mana-mana, nominalnya juga bisa menyesuaikan kemampuan. Saat kondisi ekonomi tidak menentu seperti sekarang, saya merasa investasi emas lebih aman untuk menjaga nilai tabungan,” ujar Sindy.
BRI optimistis tren investasi emas digital akan terus tumbuh seiring meningkatnya literasi keuangan masyarakat dan percepatan adopsi layanan keuangan berbasis digital.
Perseroan juga terus mendorong edukasi mengenai diversifikasi investasi dan pengelolaan keuangan yang bijak kepada masyarakat.[]